Jakarta – Selain bisa bertemu komodo yang langka, traveler yang liburan di Taman Nasional Komodo di NTT juga bisa diving. Pesona bawah lautnya memang menakjubkan.

Ada sejumlah titik penyelaman yang bisa bikin traveler pecinta diving jatuh cinta. Keindahannya pun disejajarkan dengan Tubbataha Reefs Natural Park di Filipina, Great Barrier Reef di Australia, Sian Ka’an di Meksiko, Reserve System Belize dan Galapagos di Ekuador.

Ada berbagai alasan kenapa bawah laut Taman Nasional Komodo bisa begitu mendunia. Dalam rilis kepada detikTravel, Selasa (4/10/2016), sejak 1986, Taman Nasional Komodo sudah dideklarasikan UNESCO sebagai Situs Warisan Dunia. Ada banyak keindahan alam dan nilai estetika langka yang bisa dinikmati di sana.

Terumbu karang dan ekosistem bawah lautnya pun dianggap sebagai salah satu yang terbaik di dunia. Pada 2015, CNN Internasional sempat menobatkan Labuan Bajo sebagai destinasi snorkeling nomor dua terbaik di dunia setelah Raja Ampat.

“Kalau atraksi, Komodo National Park memang sudah kelas dunia. Sudah keren,” ungkap Cipto Aji Gunawan, tenaga Ahli Underwater Tourism Kemenpar.

Bawah laut taman nasional ini menyimpan 385 spesies terumbu karang, 70 macam bunga karang, beragam rumput laut, dan ribuan spesies ikan. Traveler bisa menyelam bersama hiu, ikan pari, 6 spesies paus, penyu hijau hingga 10 jenis lumba-lumba.

Spot diving pulau Komodo memiliki kedalaman hingga 150 meter. Suhunya berkisar 25-29 derajat Celcius dengan tingkat keasinan mencapai 34 ppt. Sangat ideal untuk menyelam. Dan yang paling istimewa, Pulau Komodo ada dalam zona transisi Garis Wallace, sehingga memberikan aneka flora dan fauna tropis khas campuran Asia Tenggara-Australia.

Untuk titik penyelaman terbaik yang bisa dicoba antara lain Batu Samsia, Toko Toko, Crystal Rock dan Manta Point. Batu Samsia merupakan salah satu yang jadi favorit traveler. Para pelancong bisa berinteraksi dengan kura-kura, hiu serta beraneka ikan kecil lainnya yang menggemaskan.

Kalau Toko Toko disebut juga sebagai istana batu dalam air. Kedalamannya mencapai 7 meter di bawah permukaan laut. Terumbu karang dan ikan warna-warni banyak ditemukan di sini.

Kemudian ada Crystal Rock. Berada di kedalaman 5 meter, pelancong bisa menemukan Barramundi Cod, katak ikan, Parrotfish serta beberapa jenis ikan khas perairan Pulau Komodo.

Yang terakhir, Manta Point. Ini adalah lokasi memantau manta yang paling representatif. Traveler bisa menyaksikan manta di bulan Maret-April dan September-November. Sekelompok manta berjumlah belasan bahkan puluhan sering terlihat bermain-main di taman bawah lautnya.

Traveler dari dalam dan luar negeri, termasuk rider Jorge Lorenzo pun banyak yang penasaran menikmati keindahan bawah laut sekitar Taman Nasional Komodo. Jorge Lorenzo, juara dunia MotoGP itu tercatat pernah menyelam di sini pada Januari 2011.


Sumber : http://travel.detik.com/read/2016/10/04/181059/3313315/1382/pesona-bawah-laut-tn-komodo-yang-jadi-situs-warisan-dunia-unesco?